• Kamis, 17 Oktober 2019 | 22:04 WIB
logo

Sempat Heboh Terkait Unicorn, Kepala BKPM Akhirnya Ralat Pernyataan Sendiri

Rabu, 31 Juli 2019 | 19:17 WIB bisnis
Kepala BKPM, Thomas Lembong

Riauaksi.com -  Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong, akhirnya meralat pernyataan sendiri. Hal itu terkait dengan keberadaan empat unicorn di Indonesia, yang diklaim Singapura dalam laporan Google dan Temasek.

Ralat itu disampaikan dalam akun Twitter pribadinya. Menurut Thomas, Tokopedia, Bukalapak, dan Go-Jek, telah memberikan klarifikasi bahwa perusahaan rintisan berstatus unicorn itu tidak memakai induk perusahaan di Singapura.

Dilansir republika, Rabu 31 Juli 2019, Thomas juga mengonfirmasi bahwa perusahaan-perusahaan tersebut sepenuhnya tercatat sebagai Penanaman Modal Asing (PMA) di mana investasinya mengalir ke Indonesia.

“Maaf & ralat: @tokopedia dan @bukalapak sudah klarifikasi ke saya, @gojek indonesia sudah klarifikasi ke publik: mereka tidak pakai induk perusahaan di Singapura, tapi sepenuhnya PT PMA di Indonesia... Saya bicara terlalu jauh, mengomentari bahan Google-Temasek ini,” cuitnya, Selasa malam kemarin.

Sebelumnya, dalam paparan realisasi investasi di Jakarta pada Selasa siang kemarin, Thomas menyebut empat unicorn kebanggaan Presiden Jokowi itu diklaim Singapura dalam laporan Google dan Temasek, terkait pertumbuhan ekonomi digital di negara kawasan Asia Tenggara.

Riset yang dimaksud adalah e-Conomy SEA 2018: Southeast Asia’s internet economy hits an inflection point yang dilakukan Google dan Temasek. Riset tersebut bertujuan memantau perkembangan ekonomi digital di Asia Tenggara.

Top