Maros, Riauaksi.com - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Maros, Sulawesi Selatan, mengevakuasi sarang tawon di Markas Kodim 1422 Maros. Sarang tawon sebesar bola sepak itu menempel di plafon gudang Markas Kodim Maros. 

Selain kerap berkerumun di sekitar sarangnya, tawon jenis kuda yang dua kali lebih besar dari lebah madu itu. Juga kerap masuk ke dalam ruangan kantor.



"Kami mendapatkan laporan itu kemarin. Petugas kami langsung mengecek dan mempersiapkan perlengkapan. Kita langsung bergerak ke lapangan untuk mengevakuasinya. Lumayan besar sarangnya karena sudah seperti bola kaki," kata petugas Damkar Maros, Abdi Sutisna, Sabtu (12/1/2019).

Dengan menggunakan perlengkapan seadanya, dua orang anggota Damkar ditugaskan untuk melakukan pembersihan. Selain menutup wajah dengan helm dan jaring, keduanya juga menggunakan tangga untuk menjangkau sarang yang menggantung di atas plafon. 

"Kami memang belum memiliki perlengkapan khusus. Makanya kita pakai seadanya, seperti helm, jaring dan lakban untuk menutup semua cela lubang yang bisa dimasuki lebah ke tubuh," jelasnya.

Tak butuh waktu lama, petugas kemudian memanjat dan membungkus sarang lebah dengan karung, lalu dibersihkan. Tawon yang tersisa di luar sarang, juga disemprot dengan racun serangga agar tidak kembali membuat sarang di tempat itu. 

"Tawon ini memang sangat berbahaya kalau menyengat. Makanya kami di sini agak takut juga mendekat di lokasi sarang. Apa lagi itu dekat toilet ya. Awalnya kecil memang, tapi lama-lama makin besar dan makin banyak isinya," kata seorang anggota Kodim, Serka Izak Ratu. 

Usai dibersihkan, ratusan tawon yang masih berada di dalam sarang terbungkus karung itu, dibawa ke Damkar untuk di rendam ke dalam air. Sarang tawon jenis ini memang tidak memiliki madu sehingga tidak ada yang bisa dimanfaatkan. 

SUMBER : detiknews.com