PEKANBARU (CAKAPLAH) - Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau, Asri Auzar mengharapkan kepolisian bisa menuntaskan dan mengungkap siapa dalang di balik kasus perusakan bendera dan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru beberapa waktu lalu.



Asri Auzar mengatakan, atas kejadian tersebut partai besuta SBY ini mengalami kerugian kurang lebih Rp200 juta.

"Kerugiannya lebih kurang Rp200 juta dan itu berdasarkan catatan sekretariat," kata Asri, Jumat (11/1/2019).

Asri mengakui tindakan perusakan baliho Partai Demokrat sempat memanaskan suhu politik nasional. Pasalnya aksi perusakan itu berlangsung saat Jokowi dan SBY sama-sama melawat ke Riau.

"Baliho yang paling banyak (rusak), atribut lainnya juga. Kalau kasusnya cuma terhenti sama pelaku saat ini kita pertimbangkan untuk tarik laporan. Karena yang kena saat ini cuma korban," tukasnya.

Disingggung kapan pihaknya akan mencabut laporan tersebut, Asri mengatakan menunggu perintah dari DPP Demokrat.

SUMBER : cakaplah.com