PELALAWAN, Riauaksi.com - Naiknya ongkos menyeberangi lokasi banjir di KM 75 sampai KM 83 Jalan Lintas Timur. Dimana sejak Selasa (18/12/2018) kemarin, ongkos per motornya sudah Rp70 ribu sekali menyeberang.

Ongkos ini terus naik, awalnya ketika tinggi air tidak memungkinkan bagi motor, ongkos menyeberang menggunakan truk masih Rp35 ribu. Kemudian naik ke Rp50 ribu, dan naik lagi hingga Rp70 ribu.

"Naik terus bang. Sekarang sudah Rp70 ribu per motor. Tentu sangat berat, kalau PP sudah Rp140 ribu," kata Adi warga Pangkalan Kuras yang hendak bekerja di Pangkalan Kerinci, Selasa kemarin.

Sementara untuk mobil, katanya naik juga. Untuk satu mobil sudah bertarif Rp400 ribu. Padahal sebelumnya, masih Rp200 ribu sampai Rp300 ribu. Untuk transpor pengangkat mobil ini ada mobil besar tronton yang mengambil sewa di lokasi banjir ini.

"Untuk mobil ini, ada tronton yang biasa mengangkat alat berat itu,"katanya.

Warga mengharapkan agar Pemerintah dan aparat terkait untuk menertibkan tarif ongkos ini, agar tidak terus naik dan terjangkau bagi warga.

"Kita sadar juga pasti ada ongkosnya. Tapi kita minta ditertibkan ongkosnya. Yang sesuai dan tidak memberatkan betul bagi pengguna jalan," harapnya.

Menurut warga lainnya, tarif ongkos tersebut hany disaat siang hari saja. Jika pada malam hari, ongkos tersebut bisa naik hingga 2 kali lipat.

SUMBER : riau24.com