PEKANBARU, Riauaksi.com - Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status siaga darurat banjir. Penetapan itu dilakukan menyusul lima daerah di Riau yang sudah terlebih dahulu menetapkan status siaga darurat banjir.


Menanggapi hal tersebut,  anggota komisi IV DPRD Asri Auzar mengatakan pihaknya mengapresiasi keputusan Pemprov Riau karena banyak daerah yang sudah terpapar banjir.

Diakuinya anggaran bencana banjir tidak dialokasikan namun dengan adanya penetapan ini maka dana tidak terduga boleh dipakai untuk penanggulangan bencana banjir termasuk bantuan yang diperlukan korban banjir.

"Apalagi banjir di Riau sifatnya adalah tahunan, sebenarnya Pemprov Riau harus sudah mengalokasikannya (anggaran banjir) dan masyarakat di sekitar bantaran sungai harus dipindahkan ke tempat aman. Hanya saja memang masyarakat setempat yang tidak mau pindah. Nah untuk itu bisa digunakan dana tak terduga," kata Asri, Jumat (30/11/2018).

Selanjutnya, Asri mengatakan harus ada konsolidasi dan koordinasi intensif antara seluruh pihak pemerintah daerah setempat dan instansi terkait agar korban banjir bisa direlokasi.

Untuk diketahui, adapun lima daerah yang sudah menetapkan status siaga banjir diantaranya Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan dan Kampar.

SUMBER : cakaplah.com